Bahasa bukan hanya soal kebenaran teknis seban bahasa juga ekspresi.

Rubrik Bahasa

Qaris Tajudin*, Majalah Tempo, 23 Mar 2015

Ilustrasi: Cecilia Hidayat

Ada diskusi abadi antara saya dan istri saya: apakah kita boleh menyebut paus sebagai “ikan paus”? Obrolan dengan topik ini tak pernah tuntas dan selalu muncul kembali saat ada pemicunya. Hal terakhir yang membuat kami mendiskusikannya adalah kehadiran buku cerita anak-anak yang ditulis sastrawan Clara Ng.

Lihat pos aslinya 636 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s